Site Logo

  • HOME
  • NEWS
  • MAIN MENU
    • PENGUMUMAN
    • SAMURAI
    • PENEMPATAN FLAT
    • E-ARSIP
    • PENILAIAN GADIK
    • CCTV
  • E-LEARNING
  • E-REGISTRASI
    • MINSIS ONLINE
    • E-MATRAS
    • E-KESEHATAN
  • E-LIBRARY
  • GALERY
    • DIKLAT PIM II
    • DIKLAT PIM III
    • DIKLAT PIM IV
    • LATSAR CPNS
    • DIKBANGSPES
    • GALERI PERSONEL
  • PERSONEL
  • ALUMNI
  • 8 KOMPONEN
    •  KOMPETENSI
    •  SARPRAS
    •  HANJAR
    •  PBM
    •  PENGASUHAN
    •  STANDAR PENDIDIK
    •  PENGELOLAAN
    •  ANGGARAN
    •  EVALUASI
  • PROPER
  • KURIKULUM
    •  DIKLAT PIM II
    •  DIKLAT PIM III
    •  DIKLAT PIM IV
    •  LATSAR CPNS
    •  DIKBANGSPES


2 Cewek ABG Ikut Habisi Perempuan di Bawah Umur, Alasannya Cemburu dan Setia Kawan

By Admin 0000-00-00 00:00:00

jpnn.com, TEGAL - Polres Tegal telah mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap anak baru gede (ABG) bernama Nurhikmah yang jenazahnya ditemukan di dalam rumah kosong pada Jumat lalu (9/8). Para pelaku membunuh warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal itu lantaran cemburu dan sakit hati. Peristiwa pembunuhan itu terjadi sekitar lima bulan lalu. Jasad korban ketika ditemukan sudah berbentuk tengkorak. Polisi telah mengamankan lima pelaku, termasuk dua perempuan yang masih di bawah umut. Semua pelaku masih punya ikatan saudara. Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, Rabu (14/8) mengatakan, ada tiga alasan yang menjadi penyebab pelaku berbuat nekat. "Alasannya karena sakit hati, cemburu dan rasa setia kawan," katanya seperti diberitakan radartegal.com. Bambang menjelaskan, salah satu pelaku pembunuhan mengaku cemburu lantaran kekasihnya direbut oleh korban. Sementara pelaku lainnya mengaku tersinggung perkataan korban. "Pelaku mengaku tersinggung dengan perkataan korban yang disampaikan lewat dunia maya maupun dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya. Bambang menambahkan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pekalongan mendampingi dua perempuan pelaku pembunuhan yang masih di bawah umur. Meski demikian polisi memastikan seluruh pelaku punya peran sendiri-sendiri dalam pembunuhan itu. "Satu di antara pelaku laki-laki ternyata ada yang menjalin hubungan asmara dengan korban. Masing-masing pelaku memainkan perannya masing-masing," pungkasnya.

Komentar


© Pusdikmin Polri 2019.
All Rights Reserved.

  • LOGIN